Satu lagi studi besar di China, menemukan hubungan antara sayuran cruciferous seperti kubis dan brokoli dengan pengurangan rata rata kematian akibat kanker payudara. Berikut dikutip dari dailymail.Ilmuwan menemukan. Perempuan didiagnosa kanker payudara lebih mungkin untuk bertahan hidup jika mereka makan sayuran hijau.

Studi besar di China menemukan hubungan antara mengkonsumsi sayuran cruciferous seperti sawi dan brokoli dengan tingkat kematian akibat kanker payudara.

Peneliti mengikuti perkembangan 5000 wanita yang didiagnosa kanker payudara selama lima tahun dan menemukan mereka yang mengkonsumsi sayuran hijau lebih dapat bertahan hidup

Penemuan ini dipresentasikan di pertemuan tahunan American Association for Cancer Research di Chicago, Amerika.

Periset menunjukkan bahwa sayuran cruciferous berbeda antara Cina dan Barat.

“Yang umum di konsumsi di Cina yaitu turnip, kubis Cina/bok choy sementara brokoli dan brussels sprout lebih umum di Amerika dan negara barat lainnya’ kata Dr Sara Nechuta, pemimpin studi, dari Vanderbilt University di Nashville, Amerika.

‘Kedua, jumlah asupan pada wanita di China lebih tinggi dari pada wanita di Amerika. Kadar senyawa bioaktif seperti isothiocyanates dan indoles dalam sayuran cruciferous memainkan peran sebagai anti-kanker, tergantung pada jumlah dan tipe sayuran yang dikonsumsi.’

Dia mengatakan studi kedepan untuk efek sayuran cruciferous pada kanker payudara harus langsung pada pengukuran kadar senyawa bioaktif.

Para wanita sebagai pastisipan di Shanghai Breast Cancer Survival Study, didiagnosa menderita beberapa stadium tumor antara 2002 dan 2006.