Jakarta – Mengajak anak belajar perlu strategi tersendiri, termasuk soal pemilihan suasana hati dan waktunya. Anak diajak belajar saat hatinya dalam keadaan senang dan tubuhnya dalam keadaan bugar.

Hilman Al Madani, konselor keluarga dari Yayasan Kita dan Buah Hati, di Jakarta, Senin (23/7), mengatakan, pola belajar terbaik adalah saat anak merasakan senang. Sedangkan waktu terbaik adalah pagi-pagi sesudah bangun tidur, dan menjelang tidur.

“Mengajak anak belajar di siang hari justru bukanlah waktu terbaik, karena anak dalam keadaan lelah,” kata Hilman.

Ia menjelaskan, ketika anak dalam keadaan senang, sistim limbik di dalam otak terbuka. Sistem limbik adalah pusat emosi, dimana ketika anak dalam keadaan senang, maka sistem informasi akan terbuka dan tersimpan di dalam korteks.

“Jadi kalau anak dalam keadaan tidak senang, informasi dan materi sebaik apa pun tidak akan masuk dan tersimpan di dalam otaknya,” ujar Hilman.

Sedangkan, pada saat setelah sholat subuh dan menjelang tidur, anak memiliki gelombang alfa, dan memiliki tingkat konsentrasi yang penuh. Sehingga hal tersebut adalah momen yang tepat untuk menyampaikan informasi dan langsung masuk ke dalam area korteksnya.

“Hal itulah yang menyebabkan orang jaman dulu selalu suka mendongeng sebelum tidur kepada anaknya. Bahkan, hingga dewasa pun sang anak masih mengingatnya,” ujarnya.

Selain itu, Hilman juga mengingatkan kepada orangtua agar tidak menumpuk semua bahan belajar bagi anak. Karena, hal tersebut justru membuat anak menjadi tidak fokus. Selain itu, istrirahat ketika belajar sangat penting untuk merefresh otak anak.

“Jangan belajar full, tetapi imbangi dengan take a rest, misalnya bermain games, curhat dan sebagainya. Sifat resting itu pada dasarnya hanya berpindah kepada hal lainnya, dari apa yang dia pikirkan,” ujar Hilman.

Ia menambahkan, pada dasarnya anak bisa belajar berjam-jam. Tetapi orang tua perlu mengetahui, bahwa dalam kematangan otaknya, anak butuh kondisi lain untuk merefresh otaknya.

“Penelitian membuktikan 7-17 menit dia harus refresh dengan kegiatan lain,” tambahnya. [WS] {jcomments on}

 

Go to Source