Jakarta – Pencegahan terhadap kanker, harus dilakukan sepanjang hidup, karena sel dalam tubuh terus berubah. Selain itu, tak ada jaminan bila seseorang dinyatakan sembuh dari kanker, tak akan pernah terkena lagi kedua kalinya.

“Banyak kasus yang menunjukkan sel kanker terjadi secara berkali-kali. Meskipun setelah terkena langsung diangkat, tidak ada jaminan tidak akan terkena lagi. Walaupun kita sudah kena satu kanker, kita harus berusaha agar tidak menjadi kanker yang lain atau menyebar. Jadi, kapan pun kita harus melakukan pencegahan, yaitu dengan menerapkan pola hidup sehat,” ujar Ulfana Said Umar, Wakil Sekretaris Jenderal Yayasan Kanker Indonesia (YKI), dalam seminar kanker, di Jakarta, Kamis (2/8).

Salah satau pencegahan yang paling awal adalah melalui makanan, yaitu mengandung antioksidan. Bila sejak kecil terbiasa dengan makanan yang sehat, maka dapat terhindar dari kanker.

“Makanan yang harunya dihindari adalah makanan yang mengandung lemak tinggi, jenis gorengan, serta makanan yang dibakar pada suhu tinggi,” ujar Ulfana.

Faktor lain yang sangat berpengaruh, berasal dari rokok. Ulfana menyebutkan 50 persen masalah kanker diakibatalkan rokok. Merokok dapat menyebabkan kanker paru-paru, hati, payudara, indung telur, dan payudara.

“Sebanyak 30 persen penderita kanker paru meninggal dalam waktu dua tahun. Hal ini dikarenakan progreifnya terlalu cepat,” ujar Ulfana.

Selain itu, olah raga juga memiliki manfaat penting untuk memperbaiki perubahan sel dalam tubuh dan melancarkan metabolusme. Denagn olahraga, ritme jantung lebih teratur, perubahan sel menjadi lancar, limfa lebih sehat, dan kondisi tubuh tetap terjaga.

“Olah raga yang baik, cukup dengan jalan cepat. Tidak perlu yang berat, tetapi cukup dengan mengeluarkan keringat. Sehingga, metabolisme dalam tubuh kembali lancar,” ujarnya. [WS] {jcomments on}

Go to Source