Jakarta – Semua zat gizi penting bagi tubuh. Namun, sayangnya masyarakat kurang sadar dengan kebutuhan gizi mikro dalam tubuhnya. Meskipun kebutuhannya sangat sedikit, tetapi zat gizi mikro penting bagi pertumbuhan dan perkembangan tubuh, karena efeknya bersifat jangka panjang.

“Kekurangan zat gizi mikro seperti, vitamin, mineral dan sekelumit seringkali tersembunyi dan tidak disadari. Padahal, bila tidak segera diatasi bisa membawa dampak buruk dalam jangka panjang,” Prof. Dr. Hardinsyah, Guru Besar Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB), melalui siaran pers yang diterima Gatranews, Jumat (3/8), di Jakarta.

Menurutnya, zat gizi mikro memiliki peran untuk membantu pertumbuhan tulang, gigi, dan sel. Selain itu, sangat bermanfaat untuk pencernaan dan metabolisme, pembentukan imunitas, tekanan darah dan cairan tubuh serta pengendalian syaraf.

“Kekurangan zat gizi mikro lebih sering terjadi kekurangan kalsium, zat besi, zinc, asam folat , B12, C dan D pada anak, perempuan dan ibu hamil. Hal tersebut biasanya diakibatkan oleh diet (pola makan), dan kekurangan sumber pangan hewani dan buah,” lanjut Hardinsyah.

Menurutnya, defisiensi zat gizi mikro dalam jangka yang lama dapat memberikan dampak malnutrisi yang nantinya akan mempengaruhi peningkatan angka kesakitan dan kematian, serta mempengaruhi gangguan yang serius pada tumbuh kembang anak.

Kebutuhan zat mikro dapat dipenuhi dari asupan makanan yang kaya dengan nilai gizi dan nutrisi yang tinggi, seperti konsumsi sayuran, buah-buahan, daging, dan mineral yang cukup.  [WS]{jcomments on}

Go to Source