Category: Pengobatan Gratis


MAKASSAR, FAJAR — Aksi kepedulian kepada sesama diwujudkan oleh beberapa organisasi kepemudaan dalam kegiatan bakti sosial dalam bentuk operasi bibir sumbing gratis yang dilakukan di Rumah Sakit Pelamonia Makassar. Operasi bibir sumbing ini dimulai Senin, 16 April, dan dijadwalkan berlangsung hingga 25 April.

Ketiga organisasi yang menggelar kegiatan sosial yang bertajuk “One Smile for Us” ini yakni Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Makassar, Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT) Klasis Makassar, dan Persekutuan Pemuda Gereja Toraja Mamasa (PPGTM) Klasis Makassar. Aksi ini juga didukung yayasan amal dunia, Smile Train.

Iklan

Anda memiliki kerabat ataupun kenalan yang memiliki cacat bibir sumbing dan langit-langit terbelah? Jika kondisinya tidak mampu untuk membiayai operasi, jangan khawatir. Yayasan Permata Sari melalui Rumah Sakit Permata Sari menawarkan operasi bedah plastik rekonstruksi untuk cacat bawaan bibir sumbing dan langit-langit terbelah. Penawaran ini berlaku sepanjang tahun. Syaratnya adalah menunjukkan identitas dengan keterangan tidak mampu. Untuk sumbing bibir, operasi akan dilakukan pada anak dengan usia minimal 3 bulan dengan kondisi fisik sehat. Berat badan minimal minimal 5 kg dan HB minimal 10. Operasi ini juga bisa dilakukan pada usia dewasa, bahkan lebih dari 60 tahun.  Sedang untuk sumbing langit-langit, usia minimal penderita adalah 18 bulan dengan berat badan lebih dari 10 kg dan HB 10. Untuk jenis ini, usia maksimal penderita sebaiknya 11 tahun. Karena lebih dari itu kurang bermanfaat. Rukmi (37), adalah warga Kabupaten Jepara yang mengikuti program tersebut. “Saudara saya dioperasi besok jam 10.00. Gratis,” katanya kepada Halo Semarang, Selasa (17/4). Bagi yang ingin mengikuti jejak Rukmi, bisa mendatangi Yayasan Permata Sari Jalan Kolonel Warsito Sugiarto, Bukit Manyaran Permai, Semarang. Atau bisa menghubungi telefon (024) 7629460 pesawat 106, (024 70168751. Bisa juga menyampaikan pertanyaan atau sekaligus mendaftar melalui surat elektronik ke alamat

sumber.

Bengkulu, InfoPublik – Pemeriksaan penyakit katarak gratis yang diselenggarakan sejak dua hari ini di RSUD Mukomuko mendapat antusias tinggi dari para penderitanya. Antusiasme ini terjadi karena jika terpilih nanti, mereka akan dioperasi pada akhir bulan ini.

Pada dua hari terakhir ini telah tercatat lansia yang mendaftar sudah mencapai 325 orang. “Ini baru cek awal saja. Melihat berapa parah katarak yang mereka derita dan juga bisa atau tidaknya mereka dioperasi terkait dengan kandungan gula pada darah mereka,” kata Kepala Dinas Kesehatan Mukomuko Edi Yanto, Selasa (10/4). Jika kandungan gula darahnya tinggi, tentunya dalam satu atau dua minggu ini harus ada perawatan khusus, sehingga pada saat operasi nanti gula darahnya normal. Dari 325 orang yang mendaftar, yang positif bisa dioperasi di RSUD Mukomuko sesuai data hingga pukul 14.02 WIB kemarin sebanyak 45 orang. Karena calon pesertanya banyak maka pemeriksaan awal terus dilakukan hingga malam kemarin. Selain itu juga dilakukan penyeleksian untuk menentukan tempat operasinya, di RSUD Mukomuko atau di RSU Bengkulu. “Jumlah peserta sudah melebihi target. Namun kita tetap melayani dan tidak membatasi jumlah peserta,” kata Edi. Bupati Mukomuko Drs. Ichwan Yunus, CPA, MM didampingi istrinya sepulangnya dari Jakarta, Selasa, juga langsung melakukan sidak ke Dinkes untuk memantau pelayanan yang diberikan kepada calon peserta operasi katarak gratis tersebut. “Sejauh ini sudah berjalan dengan baik. Kita berharap supaya masyarakat yang menderita katarak bisa sembuh dan bisa melihat dengan normal lagi,” kata Ichwan. (MC Kota Bengkulu/siti/toeb)

sumber

Operasi Bibir Sumbing, Operasi Katarak, Operasi Hernia dan Bedah Minor Gratis Pekanbaru 21 April 2012

Baca detail.

Persatuan Dokter Spesialis Mata (Perdami) akan kembali melakukan operasi katarak secara gratis kepada pasien kurang mampu yang berada di sekitar Rumah Sakit St Yusuf Boro di Kalibawang, Kulon Progo. Baca lebih lanjut